Adalah keyakinan manusia tentang sesuatu yang didapatkan dari proses perpikir manusia terhadap sesuatu.
Apa itu Fungsi Kognitif?
Adalah segala kemampuan yang dibutuhkan oleh seseorang untuk berhasil berfungsi dengan normal dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut termasuk di dalamnya seperti:
- memberi perhatian
- mengingat apa yang kita lihat atau dengar
- mengekspresikan diri dan mengerti apa yang orang lain utarakan
- mengorientasikan diri terhadap lingkungan seperti kemampuan kita untuk berpindah dari suatu tempat ke tempat lain
- berganti-ganti fokus aktivitas
- dan membuat alasan dari masalah.
Beberapa sampai semua dari fungsi kognitif seorang manusia dapat dipengaruhi penyakit kejiwaan atau cedera medis. Dan untuk mengukur keadaan fungsi kognitif seseorang, itu seringkali sulit dilakukan dengan mata telanjang. Apa lagi jika gangguan fungsi kognitif yang ditimbulkan sangat halus, seringkali gangguan tersebut luput dari perhatian. Bahkan, gangguan fungsi kognitif bisa tersembunyi di balik gangguan-gangguan terkait mood, seperti depresi atau kegugupan. Maka untuk mengatasi hal tersebut, dalam proses pembuatan diagnosis, evaluasi kognitif dalam bentuk tes neuropsikologis dianjurkan untuk dapat mengetahui kekuatan dan kekurangan seseorang.
Tes neuropsikologis terdiri dari mengikuti berbagai tes yang mengecek satu set bidang keterampilan yang terkontrol oleh sistem otak. Yang tujuannya adalah untuk mengamati hubungan-hubungan perilaku otak.
Berikut kelompok fungsi yang harus dinilai pada setiap tes neuropsikologi komprehensif:
- Perhatian dan Kecepatan Proses Kognisi. Untuk mengukur kapasitas pertahanan fokus di dalam aktivitas mental apapun dan dalam penyerapan informasi.
- Belajar dan Mengingat. Untuk mengukur kemampuan memahami, menyimpan, dan mengambil informasi.
- Fungsi Eksekutif. Untuk mengukur kemampuan mendapatkan pemahaman dan kesadaran diri, untuk merenungkan, menginisiasi, mengevaluasi, dan mengatur pikiran dan perilaku, dan untuk kemampuan merespon.
- Pemikiran Abstrak. Untuk mengukur kemampuan menggunakan informasi umum dan mengaplikasikannya ke dalam situasi baru yang spesifik.
- Bahasa. Untuk mengukur kemampuan memahami, mengulangi, berekspresi secara lisan, dan menulis.
- Persepsi/Konstruksi Visual. Untuk mengukur kemampuan mengenali, mengartikan, dan membangun gambar-gambar atau teka-teki.
- Fungsi Sensorik atau Motorik. Untuk mengukur kemampuan mendeteksi pengelihatan, pendengaran, dan sensasi sentuhan. Kemampuan untuk melakukan pekerjaan motorik kasar dan halus.
- Kontrol Emosi. Untuk mengukur kemampuan berfungsi di dalam berbagai situasi kehidupan yang tergantung dari mood, temperamen, dan sifat personal seseorang.
Informasi rangkuman diambil dari halaman Wikipedia dan Psychology Today.
No comments:
Post a Comment